April 2019 - Sobat Sehat

Monday, April 29, 2019

Kulit Wajah Berminyak? Usir Dengan Bahan Makanan Ini
April 29, 20190 Comments
Bagi sebagian orang, kondisi kulit wajah yang berminyak terkadang terasa mengganggu. Dibandingkan dengan kondisi kulit lain seperti kulit kering atau normal, kulit wajah yang berminyak memiliki lebih banyak masalah dan membutuhkan lebih banyak perhatian karena kulit wajah berminyak lebih mudah terkena jerawat hingga komedo. Masalahnya kemudian, kulit wajah berminyak ini dialami bukan hanya oleh remaja, tetapi juga orang tua baik laki-laki atau perempuan.


Nah, bagi Sobat Sehat yang memiliki kulit wajah yang berminyak tak perlu risau karena ternyata banyak sekali cara yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ini. Diantaranya adalah dengan mengonsumsi bahan-bahan makanan yang mengandung zat-zat tertentu yang berguna untuk mengurangi minyak berlebih pada wajah. Nah, bahan apa sajakah itu?

KETIMUN


Buah ketimun seringkali hanya dijadikan sebagai lalapan, atau mungkin dijadikan jus. Tetapi buah yang memiliki kandungan air mencapai 95% ini merupakan buah yang sangat bagus untuk mengatasi permasalahan kulit wajah berminyak. Dengan mengonsumsi ketimun, maka kulit akan terhindar dari dehidrasi. Selain itu ketimun juga berfungsi untuk mengeluarkan racun dan mengurangi minyak pada kulit.

MAKANAN YANG MENGANDUNG OMEGA-3


Bahan-bahan makanan yang mengandung omega-3 juga bisa dipilih untuk mengatasi permasalahan kulit wajah berminyak. Omega-3 mampu mengeluarkan racun dari dalam kulit dan menjaga kulit agar tidak mengalami dehidrasi. Bahan-bahan yang mengandung banyak zat omega-3 diantaranya adalah ikan seperti salmon dan tuna, selain itu ada alpukat, dan juga kacang-kacangan seperti kedelai. Zat ini juga berfungsi untuk mengatasi peradangan kulit.

MAKANAN YANG MENGANDUNG BANYAK SERAT


Bahan makanan yang mengandung serat juga bisa dipilih untuk mengatasi permasalahan kulit wajah berminyak. Serat berfungsi untuk mengeluarkan racun dalam tubuh dan memiliki nutrisi yang penting untuk tubuh. Mengonsumsi bahan-bahan makanan berserat tinggi mampu membuat kulit lebih sehat dan lebih cerah. Bahan makanan yang mengandung banyak serat diantaranya adalah oatmeal, kacang-kacangan, jeruk, jagung, dan nasi merah. 

MAKANAN YANG MENGANDUNG PROBIOTIK


Probiotik yang terkandung dalam bahan-bahan makanan tertentu seperti kol, yoghurt, kefir, kimchi, coklat hitam, acar, tempe, dan teh kombucha ini mampu mengatasi peradangan pada usus dan mengurangi munculnya jerawat bandel pada wajah. Sehingga bahan-bahan makanan yang mengandung probiotik ini sangat baik dan sangat disarankan untuk siapapun yang memiliki wajah dengan minyak berlebih.

MAKANAN RENDAH GULA


Siapapun pasti suka makanan manis, tetapi jika terlalu banyak makan makanan manis tentu akan banyak memberikan dampak yang kurang baik. Makanan-makanan manis mampu menaikkan kadar insulin dalam tubuh yang mampu meningkatkan potensi peradangan dan meningkatkan hormon sehingga menyebabkan pori-pori pada wajah tersumbat. Ketika pori-pori tersumbat tentu akan menyebabkan berbagai permasalahan pada wajah. 

Nah, Sobat Sehat itulah beberapa bahan makanan yang bisa digunakan bagi para pemilik kulit wajah berminyak berlebih. Dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi dan juga perawatan yang benar pada kulit wajah tentu minyak pada kulit bisa dikendalikan sehingga jerawat dan komedo tidak melulu muncul menghiasi wajah.
Reading Time:
Sering Pakai Deodorant? Waspada, Kanker Payudara Mengintai
April 29, 20190 Comments
Bau badan terkadang bisa menjadi masalah yang cukup mengganggu dan berpotensi mengusik rasa percaya diri seseorang, tak peduli pria atau wanita. Tetapi memang wanita biasanya lebih concern dengan hal-hal yang berkaitan dengan penampilannya. Nah, deodoran biasanya menjadi solusi yang cukup efektif untuk mencegah munculnya permasalahan bau badan pada seseorang. Pilihan deodoran yang bermacam-macam juga memberikan pilihan, mana yang lebih sesuai dengan selera pengguna.


Nah, Sobat Sehat, khusus untuk para wanita, ternyata meskipun menjadi solusi yang cukup efektif untuk permasalahan bau badan, ternyata penggunaan deodoran ini bisa menyebabkan permasalahan yang cukup serius, khususnya pada area tertentu. Permasalahan apa itu? Apakah berhubungan dengan kesehatan?

Dilansir dari National Cancer Institute, penggunaan deodoran dan antiperspirant bisa memicu munculnya kanker payudara. Deodoran memiliki senyawa bernama paraben dan aluminium yang terkandung dalam deodoran dan antiperspirant memiliki kemampuan untuk menyumbat pori-pori ketiak yang memang menjadi tujuan dari deodoran dan antiperspirant; dengan pori-pori yang tersumbat maka produksi keringat akan berkurang.

Senyawa paraben sebenarnya merupakan zat pengawet yang bekerja sebagai estrogen lemah yang bisa menyebabkan kanker payudara. Lalu bagaimana menghindari senyawa ini pada deodoran? Meskipun menggunakan deodoran, yang perlu diketahui adalah perhatikan komposisi yang digunakan pada deodoran tersebut. Maka, cari produk deodoran yang tidak memakai paraben dan aluminium.

Salah satu cara lainnya untuk menghindari bau badan dan ketiak yang basah adalah menggunakan tawas, daripada deodoran. Tawas ini merupakan bahan senyawa kimia yang terbuat dari molekul air yang memiliki sifat anti bakteri sehingga bisa mengurangi bau badan yang diakibatkan oleh keringat pada ketiak. 
Reading Time:

Saturday, April 27, 2019

Gara-Gara Membunyikan Leher Sembarangan, Wanita ini Alami Kejadian Mengerikan
April 27, 20190 Comments
Melakukan peregangan pada anggota tubuh hingga berbunyi "krek" atau seperti tulang patah memang terasa menyenangkan. Entah kenapa bunyi tersebut seolah mampu menghilangkan pegal-pegal yang bersemayam di dalam tubuh. Mulai dari jari-jari, baik jari kaki atau tangan, pinggang, siku, hingga leher, semuanya bisa berbunyi jika dilakukan peregangan. Apakah Sobat Sehat menyukai aktifitas tersebut? Jika ya, maka sebaiknya mulai sekarang kebiasaan tersebut harus dikurangi, atau bahkan dihilangkan. 


Kebiasaan memang agak sulit dikurangi, atau bahkan dihilangkan. Termasuk membunyikan persendian tubuh. Tetapi dengan peristiwa yang dialami oleh seorang wanita yang tinggal di Inggris ini mungkin bisa membuat kita semua lebih memperhatikan hal yang biasanya dianggap sepele ini. Adalah Natalie Kunicki, yang baru berusia 23 tahun.

Wanita muda ini juga memiliki kebiasaan membunyikan persendian tubuh hingga berbunyi, termasuk melakukan peregangan pada leher hingga berbunyi. Suatu hari ketika ia selesai menonton bersama kawannya entah merasa pegal atau bagaimana, tiba-tiba ia membunyikan lehernya hingga mengeluarkan bunyi seperti tulang patah yang cukup keras. Tetapi karena Natalie ini sering melakukan hal tersebut maka ia tak mempedulikannya.

Dan peristiwa yang mengerikan selanjutnya terjadi 15 menit kemudian. Ketika itu Natalie akan berjalan ke kamar kecil tiba-tiba ia tak bisa menggerakkan kaki kirinya. Akibat kejadian itu Natalie kemudian dibawa ke Rumah Sakit miliki University College London. Setelah dilakukan pengecekan oleh dokter, ternyata diketahui bahwa ketika Natalie membunyikan lehernya, hal tersebut telah merusak arteri vertebralis, yang merupakan arteri utama di leher.

Kerusakan pada arteri vertebralis ini memicu gumpalan darah dan menyebabkan stroke di bagian kiri tubuhnya. Menurut pengakuan Natalie, ia tidak berusaha membunyikan lehernya melainkan hanya menggerakkan leher untuk peregangan. Para ahli medis yang ada di rumah sakit tersebut kemudian memperbaiki arteri yang rusak tetapi tidak bisa memindahkan pembekuan darah. Sejak dibawa ke rumah sakit pada 5 Maret 2019 lalu, Natalie kini sudah bisa menggerakkan bagian kiri tubuhnya dengan terapi fisik intensif. Tetapi untuk saat ini ia masih harus mengikuti rehabilitasi untuk memulihkan bagian kiri tubuhnya.

Nah, Sobat Sehat semuanya, dari pengalaman tersebut kita memang harus hati-hati ketika memperlakukan tubuh yang kita miliki. Bunyi "krek" atau seperti bunyi tulang patah ketika melakukan peregangan pada anggota tubuh tertentu menurut Johns Hopkins Medicine berasal dari gelembung nitrogen dalam kapsul yang melindungi persendian. Atau bisa juga berasal dari ligamen yang meregang dan kembali ke tempatnya semula.

Jika kemudian disebut berbahaya, sebenarnya kegiatan ini tidak berbahaya. Tetapi dengan catatan bahwa tidak diikuti dengan rasa sakit dan pembengkakan. Jika terasa sakit atau timbul bengkak setelah melakukan aktifitas membunyikan persendian maka harus segera mendapatkan penanganan medis. Lebih lanjut, seorang dokter di Lenox Hill Hospital, New York City, Amerika Serikat bernama Robert Glatter mengatakan bahwa sebaiknya kegiatan membunyikan persendian tersebut dihindari. Karena bukan tidak mungkin menyebabkan kerusakan pada dinding pembuluh darah yang memasok darah ke otak.

Jadi, Sobat Sehat, meski secara umum tidak berbahaya tetapi lebih baik kegiatan tersebut mulai sekarang dikurangi. Karena tidak ada yang tahu jika kemudian mungkin karena terlalu semangat dalam melakukan peregangan hingga berbunyi hingga kemudian sampai merusak bagian-bagian penting di dalam tubuh, seperti yang dialami oleh Natalie Kunicki, yang mengalami kelumpuhan separuh badan setelah membunyikan lehernya terlalu keras.
Reading Time:

Friday, April 26, 2019

Jika Diminum Dengan Cara Seperti Ini, Kopi Bisa Picu Leukimia
April 26, 20191 Comments
Tak dipungkiri lagi, kopi merupakan salah satu minuman favorit banyak orang. Entah kopi dari jenis apapun, semuanya memiliki penggemarnya masing-masing. Mulai dari kopi instan, kopi-kopi hitam di warung-warung pinggir jalan, hingga kopi kelas kafe yang harganya berlipat-lipat. Bisa dibilang, minum kopi adalah salah satu gaya hidup yang saat ini banyak dijumpai dimanapun. 


Masalahnya, karena memiliki zat kafein, kopi bisa menyebabkan kecanduan. Dan jika sudah kecanduan dan tidak terkontrol dalam meminum kopi sehari-harinya, banyak resiko yang harus dihadapi oleh si peminum kopi. Terutama bagi orang-orang tertentu, kopi akan memberikan dampak yang serius jika tidak diperhatikan ketika mengonsumsinya.

Misalnya saja, bagi ibu hamil sangat disarankan untuk tidak minum kopi dua gelas sehari. Bukan tanpa alasan, penelitian tentang hal ini yang dilakukan oleh American Journal of Obstetrics & Gynecology menunjukkan bahwa minum kopi dua gelas sehari oleh ibu hamil akan meningkatkan potensi bayi terkena penyakit Leukimia atau Kanker Darah sebanyak 60%. Hal ini disebabkan karena zat kafein yang terkandung dalam kopi belum tentu bisa diterima janin.

Selain itu, minum kopi secara berlebihan juga bisa menyebabkan efek-efek lain bagi kesehatan. Seperti yang dikutip dari alodokter.com, beberapa masalah kesehatan ini bisa muncul akibat dari mengonsumsi kopi secara berlebihan. 

Masalah lain bagi beberapa orang yang berlebihan minum kopi, terkadang bisa menyebabkan jantung berdebar lebih keras dan tak teratur. Ketika kemudian konsumsi kopi sudah berlebihan, bukan tidak mungkin menyebabkan kejang. Hal ini dikarenakan selain kafein, kopi juga mengandung zat homocysteine, suatu zat asam amino pembentuk protein. Asupan asam amino berlebihan di dalam tubuh berpotensi meningkatkan resiko serangan jantung, peningkatan lemak darah, hingga kolesterol.

Kopi memang nikmat. Apalagi ketika dinikmati pagi hari sebelum memulai aktifitas, atau sore hari ketika nongkrong bersama kawan-kawan. Masalahnya, konsumsi kopi berlebihan akan mempengaruhi kesehatan tulang. Hal ini dikarenakan kopi yang masuk ke tubuh bisa mengikis kalsium dan mengeluarkannya lewat urine. Padahal kalsium merupakan zat yang penting bagi tulang. Tulang yang kekurangan kalsium rentan dengan pengeroposan tulang atau osteoporosis. 

Tetapi memang, selain mengakibatkan bagi kesehatan, kopi juga memiliki manfaat bagi tubuh. Dengan catatan konsumsi kopi tersebut masih sesuai dengan takaran dan tidak berlebihan. Karena apapun, yang dikonsumsi secara berlebihan pasti menyebabkan sesuatu yang kurang baik. Termasuk kopi. Jadi, Sobat Sehat yang suka minum kopi, mulai sekarang lebih baik kurangi konsumsi kopi secara berlebihan agar tubuh lebih sehat dan mendapatkan manfaat dari kopi tersebut.
Reading Time:

Thursday, April 25, 2019

Tak Banyak Diketahui, Wanita Hamil Muda Dilarang Memijit Bagian-Bagian Terlarang Ini
April 25, 20190 Comments
Memijat sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu cara untuk menghilangkan pegal-pegal dan capek. Hampir setiap orang sangat menyukai ketika dipijat karena memang memberikan relaksasi yang nyaman. Pun para wanita yang sedang hamil. Bedanya, ada wilayah tertentu yang sangat dilarang untuk dipijit bagi para wanita yang sedang hamil muda. Bukan tanpa alasan, karena memang wilayah ini bisa memberikan dampak yang tidak baik bagi para wanita hamil muda.


Nah, Sobat Sehat perlu mengetahui hal ini karena cepat atau lambat sobat semuanya pasti akan menghadapi kehamilan, entah diri sendiri ataupun pasangan. Ketika hamil muda, mungkin banyak yang merasakan kebas atau pegal, dan oleh karena itu biasanya langsung dilakukan pemijitan tanpa memperhatikan area-area khusus yang terlarang.

Area khusus ini terlarang untuk dipijat, terutama bagi wanita hamil muda yang kandungannya masih berusia sekitar tiga bulan atau kurang karena bisa mempengaruhi janin yang ada di dalam kandungan. Bukan cuma satu area, tetapi ada dua area terlarang yang tidak boleh dipijat ketika kandungan sedang berusia tiga bulan atau kurang.

Bagian manakah itu?

Area terlarang yang sangat tidak boleh dipijat ketika sedang hamil muda adalah sela-sela ibu jari dan jari telunjuk. Dua area tersebut tidak boleh dipijat atau dilakukan penekanan secara kontinyu atau terus menerus karena bisa berakibat konstraksi dini. Padahal dua titik ini ketika dipijat memang bisa meredakan rasa nyeri atau pegal. Tetapi hal ini dilarang untuk dilakukan bagi wanita hamil muda.

Selain dua area tersebut, bagian pundak juga dianjurkan untuk lebih baik tidak dilakukan pemijatan pada wanita yang sedang dalam kondisi hamil muda. Apalagi jika pemijatan pada pundak ini dilakukan dengan cukup keras. Dikhawatirkan pemijatan tersebut akan berakibat buruk pada janin yang ada di dalam kandungan. Tetapi jika usia kehamilan sudah tua, pemijatan pada pundak bisa dilakukan. 

Bagian lainnya yang juga terlarang untuk dilakukan pemijatan ketika hamil muda adalah bagian atas mata kaki dan bagian bawah perut. 

Nah Sobat Sehat, perlu diperhatikan terutama bagi yang sedang dalam kondisi hamil muda, atau sedang memiliki pasangan yang dalam kondisi hamil muda agar selalu diperhatikan agar jangan sampai melakukan sesuatu yang bisa memberikan efek buruk bagi kehamilan. Karena kehamilan merupakan sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu dan memberikan kebahagiaan. 
Reading Time:

Wednesday, April 24, 2019

Tak Disangka, Bahan-Bahan Murah ini Bisa Redakan Panas Dalam. Nomor 4 Banyak di Dapur
April 24, 20190 Comments

Panas Dalam, hampir semua orang pernah merasakan gangguan kesehatan yang satu ini, bahkan mungkin termasuk Sobat Sehat semua. Panas dalam ini biasanya mulai terasa dari perut hingga merembet naik sampai ke leher, memberikan rasa yang tidak nyaman. Biasanya jika mengalami panas dalam yang dilakukan adalah minum air dengan harapan bisa meredakan panas yang mengganggu tersebut. Tetapi ternyata, bahan-bahan yang mudah didapatkan ini bisa menjadi obat yang ampuh untuk meredakan panas dalam. Bahan-bahan ini bahkan sering dijumpai di kulkas ataupun di dapur Sobat semuanya. Apa saja?

PISANG


Buah yang satu ini merupakan buah yang sangat populer, tak terkecuali di Indonesia. Siapa sangka ternyata buah yang berbentuk memanjang ini bisa digunakan sebagai obat untuk meredakan panas dalam? Mungkin tidak banyak yang tahu jika pisang bersifat antasid. Sifat antasid inilah yang bisa meredakan rasa mual dan panas yang ada di perut. Caranya, cukup makan buah pisang begitu saja.

JERUK


Buah-buahan alami memang memiliki banyak khasiat, termasuk jeruk. Buah yang menjadi favorit banyak orang ini ternyata juga bisa dijadikan sebagai bahan untuk meredakan panas dalam yang mengganggu sobat semuanya. Hal ini dikarenakan selain mengandung vitamin C yang cukup banyak, jeruk juga mengandung antasid sama seperti pisang yang bisa meredakan rasa mual dan panas yang terasa mengganggu perut. 

JAHE


Jahe sudah lama dikenal sebagai salah satu bahan yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Selain bisa menghangatkan badan, mengusir masuk angin, ternyata Jahe juga bisa dijadikan sebagai bahan untuk meredakan panas dalam. Hal ini dikarenakan Jahe mengandung zat anti inflamasi yang berfungsi untuk mengurangi kandungan asam penyebab panas dalam.

KUBIS


Siapa tak kenal sayuran satu ini? Meskipun tak sedikit yang tak menyukai sayuran berwarna putih kehijauan ini, ternyata kubis memiliki khasiat untuk meredakan panas dalam. Kandungan serat yang cukup tinggi pada kubis ini mampu menyerap asam penyebab panas dalam yang mengganggu. Untuk menggunakan kubis sebagai obat panas dalam bisa langsung dikonsumsi setelah dimasak. Atau bisa juga dibuat jus dicampur dengan wortel.

OATMEAL


Sama seperti kubis, Oatmeal mengandung banyak serat dan anti oksidan yang dapat membantu meredakan rasa panas di perut yang diakibatkan oleh panas dalam. Selain itu kandungan anti oksidan yang terdapat pada Oatmeal juga bisa menyehatkan organ pencernaan.

SUSU


Susu merupakan minuman yang banyak menjadi favorit, baik anak-anak hingga orang dewasa. Bukan tanpa alasan, Susu memang mengandung kalsium yang mampu meredakan maag. Selain itu Susu juga mampu menetralisir rasa panas di lambung yang diakibatkan oleh panas dalam.

Itulah beberapa bahan alami yang mudah dan murah, yang bisa Sobat Sehat gunakan sebagai obat untuk meredakan panas dalam. Tentu masih ada beberapa bahan lain yang bisa digunakan sebagai obat panas dalam, tetapi obat-obat di atas lebih mudah dicari sehingga tak perlu risau ketika Sobat Sehat terkena gangguan panas dalam. 

Reading Time:
Air Lemon Bisa Bikin Kurus? Benarkah?
April 24, 20190 Comments

Sobat Sehat,

Memiliki tubuh ideal dan proporsional tentu menjadi idaman bagi setiap orang, baik itu pria dan wanita. Para pria yang sudah menikah biasanya perutnya akan perlahan-lahan menjadi lebih buncit jika tidak rutin olahraga. Pun dengan kaum wanita, yang akan mati-matian berusaha menjaga bentuk tubuh mereka tetap enak dipandang.


Demi mendapatkan bentuk tubuh yang ideal, berbagai cara yang bisa dilakukan mulai dari olahraga, menjaga asupan pola makan hingga mengonsumsi buah-buahan tertentu. Buah-buahan memang menjadi salah satu bahan makanan yang menjadi andalan bagi mereka yang ingin mendapatkan bentuk tubuh yang lebih ideal. Termasuk dengan mengonsumsi air lemon yang dicampur dengan air putih.

Perasan air lemon yang dicampur dengan air putih memang disebut-sebut mampu menurunkan berat badan. Khususnya air lemon yang dicampur dengan air putih tawar hangat. Tetapi benarkah begitu?

Sobat Sehat,

Ternyata khasiat air lemon yang disebut bisa menurunkan berat badan ini belum bisa dipercaya seratus persen. Karen Ansel, R.D.N, penulis buku berjudul Healing Superfoods for Anti-Aging: Stay Younger, Live Longer mengatakan bahwa air lemon yang dicampurkan ke dalam air putih tawar tidak bisa menurunkan berat badan semudah itu. Air lemon itu hanya memberikan rasa pada air putih.

Tetapi Karen lebih lanjut mengatakan bahwa meminum air putih sebanyak 400 ml sebelum makan bisa dilakukan oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan. Langkah ini sempat dipublikasikan di jurnal Obesity dan dari penelitian yang dilakukan pada beberapa orang dewasa menunjukkan hasil yang lumayan. Beberapa orang dewasa yang meminum air sejumlah tersebut sebelum makan selama 12 mingu mengalami penurunan berat badan sebanyak 2,8 pon atau sekitar 12,7 kg.

Tetapi meski tidak bisa menurunkan berat badan, perasan air lemon juga memiliki manfaat. Masalahnya, selain bermanfaat perasan air lemon jika dikonsumsi terus menerus akan berakibat pada email gigi, karena rasanya yang asam. Untuk menghilangkan efek asam yang berakibat pada email gigi ini bisa menggosok gigi maksimal 30 menit setelah minum air perasan lemon. Setelah gosok gigi berkumur sampai bersih untuk menghilangkan efek asam dari air perasan lemon.
Reading Time:

@way2themes