Meski sudah dikenal luas bahwa berpuasa itu menyehatkan, perubahan-perubahan pola makan dan tidur seringkali menyebabkan gangguan kesehatan yang bisa dialami oleh siapa saja yang menjalankan puasa. Nah misalnya ketika usai bersantap sahur tiba-tiba Sobat mengalami diare. Bukan sekali dua kali tetapi cukup sering. Pernah?
Nah Sobat Sehat, ternyata diare yang seringkali dialami oleh seseorang usai bersantap sahur erat kaitannya dengan jenis makanan yang disantap ketika sahur. Terkait hal ini, Ahli pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH menyatakan bahwa makanan yang diolah harus bersih dan sehat.
Jika makanan yang disantap ketika sahur memiliki rasa yang terlalu pedas atau asam, kemungkinan besar mengalami diare usai santap sahur akan meningkat. Sehingga ketika santap sahur pilih bahan makanan yang sudah bersih dan olah bahan makanan tersebut dengan rasa yang tidak terlalu pedas atau asam. Tetapi selain rasa yang terlalu pedas atau asam, ada beberapa hal lain yang menyebabkan diare, misalnya:
VIRUS
Virus menjadi salah satu penyebab utama seseorang mengalami diare. Virus seperti Norwalk, Cytomegalovirus, serta virus Hepatitis menjadi beberapa virus yang seringkali menyebabkan diare terutama pada anak-anak. Virus ini bisa menular melalui beberapa cara terutama kontak cairan tubuh atau kontak darah antara penderita diare dengan orang lain. Disini perlu diperhatikan kebersihan peralatan makan yang digunakan.
BAKTERI DAN PARASIT
Beberapa bakteri dan parasit juga memiliki andil dalam menyebabkan seseorang mengalami diare. Untuk mengatasi permasalahan ini lagi-lagi masalah kebersihan harus sangat diperhatikan. Mulai dari bahan makanan yang akan diolah, bumbu-bumbu, hingga sampai ke peralatan makan yang digunakan bersama-sama.
OBAT-OBATAN
Beberapa obat-obatan bahkan juga bisa menyebabkan diare, diantaranya adalah antibiotik. Hal ini disebabkan karena antibiotik menyebabkan gangguan keseimbangan pada bakteri yang ada di usus.
LAKTOSA
Laktosa atau gula dalam susu atau olahan susu seringkali tidak bisa dicerna dengan baik oleh semua orang. Keadaan yang sulit mencerna laktosa dalam susu ini disebut intoleransi laktosa, yang lebih lanjut bisa menyebabkan diare. Maka, jika Sobat Sehat ada yang sahur dengan minum susu tetapi pagi harinya atau tak lama kemudian mengalami diare, lebih baik hindari minum susu sewaktu sahur.
PEMANIS BUATAN DAN TAMBAHAN
Bahan makanan yang mengandung pemanis buatan dan pemanis tambahan biasanya akan menyebabkan diare. Begitu juga dengan Fruktosa, zat gula alami yang biasanya ada pada bahan makanan seperti buah-buahan dan madu. Kemampuan orang dalam mencerna fruktosa ini berbeda-berda sehingga bagi orang yang mengalami diare setelah makan bahan-bahan makanan tersebut kemungkinan orang itu memiliki kesulitan dalam mencerna fruktosa.
OPERASI DAN PENYAKIT
Operasi juga bisa menjadi salah satu pemicu seseorang mengalami diare, terutama setelah operasi yang dilakukan pada daerah perut.
Nah Sobat Sehat itulah beberapa hal yang menyebabkan penyakit diare. Sementara untuk orang yang mengalami diare setelah bersantap sahur kemungkinan terbesar ada pada bahan makanan yang kurang bersih, kemudian makanan terlalu pedas atau asam, hingga kebersihan peralatan makanan.

No comments: