Waspada, Ini Bahaya Makan Makanan dari Kulkas - Sobat Sehat

Friday, May 3, 2019

Waspada, Ini Bahaya Makan Makanan dari Kulkas

Saat ini kulkas memang menjadi salah satu peralatan rumah tangga yang bisa dibilang cukup penting dan membantu untuk menyimpan bahan makanan agar tidak cepat rusak. Mulai dari minuman, hingga bahan makanan seperti daging, sayur-sayuran dan buah-buahan. Bahan-bahan makanan yang disimpan di kulkas memang bisa bertahan lebih lama daripada hanya disimpan di dalam lemari biasa. Disimpan dalam kulkas juga lebih aman dari hewan-hewan rumahan seperti kecoak, cicak, hingga lalat.


Tetapi ternyata disamping banyak manfaat yang diberikan, kulkas juga memiliki sisi negatif. Misalnya saja seperti yang dialami oleh wanita yang berasal dari Tiongkok ini, yang bernama Zhou Ayi. Wanita tersebut tiba-tiba saja merasa mual, dan langsung ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah pemeriksaan diketahui bahwa dalam darah Zhou Ayi mengandung bakteri langka yang disebut Listeria Monocytogenes.

Bakteri ini menembus penghalang plasenta dan menyebabkan penyakit meningitis dan sepsis neonatal. Bakteri ini secara umum bisa tumbuh pada kondisi bersuhu rendah mulai 2 derajat dan bisa bertahan hingga suhu 42 derajat. Bakteri ini disebutkan bisa tumbuh pada suhu dalam kulkas sehingga kemungkinan besar bakteri ini akan bisa dijumpai pada bahan-bahan makanan yang ada di dalam kulkas.

Setelah mengetahui hal tersebut Zhou Ayi mengatakan bahwa ia dan keluarganya sering mengonsumsi makanan dari dalam kulkas, misalnya saja nasi yang dipanaskan kembali setelah disimpan dalam kulkas. Konsultan Gastroenterologi Hepatologi PB-PABDI, Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD- KGEH, MMB, FINASIM, FACP seperti dikutip dari Intisari Online menyebutkan bahwa memanaskan makanan dari kulkas berperan besar dalam meningkatnya jumlah pasien diare yang datang padanya.

Tetapi hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan jika mengetahui cara-caranya, misalnya saja bahan makanan yang disimpan dalam kulkas harus dikemas dalam wadah yang baik dan tidak asal ditaruh begitu saja. Bahan makanan yang akan disimpan dalam kulkas juga harus dibedakan jenisnya, misalnya buah-buahan sendiri dalam wadah terpisah dengan sayuran dan juga daging. Lebih lanjut, dr. Ari mengatakan bahwa jika makanan dari dalam kulkas sudah berbau agak asam lebih baik tidak perlu dikonsumsi.

No comments:

@way2themes