Memiliki bentuk tubuh proporsional tentu menjadi idaman setiap orang - baik pria dan wanita. Masalahnya, saat ini orang-orang mudah mendapatkan kelebihan berat badan - atau mungkin sekedar persepsinya, terutama bagi pasangan muda, dan orang-orang yang jarang melakukan aktifitas fisik seperti berolahraga. Sementara untuk menurunkan berat badan tidak bisa instan dan harus melewati berbagai proses, mulai dari puasa, berolahraga rutin, hingga menerapkan metode diet yang beragam jenisnya.
Berat badan akan menjadi semacam hantu yang menakutkan terutama bagi sebagian wanita - sementara menikmatinya tanpa terlalu ribet-ribet diet yang penting sehat, terutama wanita yang mengagungkan penampilan untuk mendukung kegiatan mereka tampil di layar smartphone atau tablet, yang menunjukkan kolase foto-foto mereka yang ramping dan proporsional bak model kelas dunia. Dan diet biasanya adalah yang paling banyak dilakukan untuk mengurangi berat badan.
Sayangnya, beberapa diet bisa menjadi berbahaya jika dilakukan tanpa pengawasan ahli gizi atau dokter. Vikingfinity, sebuah laman yang membahas tentang kesehatan dan gaya hidup modern melakukan semacam penelitian tentang beberapa jenis diet dan menemukan lima jenis diet di bawah ini yang tergolong berbahaya. Metode diet pertama yang berbahaya untuk kesehatan tubuh adalah Keto diet. Pernahkah Sobat mencoba metode diet ini? Untuk berbagi pengalaman diet, Sobat bisa berbagi di kolom komentar dengan bebas.
MENGENAL KETO DIET DAN PENGARUHNYA UNTUK KESEHATAN TUBUH
Keto diet atau Ketogenic diet merupakan diet yang menganjurkan orang untuk menghindari segala jenis karbohidrat, dan mendapatkan sekitar 95% kalori dari protein dan lemak. Diet ini bertujuan untuk mendapatkan fase bernama Ketosis, sebuah kondisi dimana tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama. Singkatnya, lemak yang ada di tubuh akan terbakar ketika seseorang tidak mengonsumsi karbohidrat, dan hasilnya adalah berat tubuh berkurang. Mudah!
Benarkah?
Tidak mengonsumsi segala jenis karbohidrat bisa menjadi sangat buruk, karena orang yang menerapkan diet ini tidak boleh mengonsumsi berbagai jenis buah-buahan, sayuran, dan berbagai sumber serat lainnya. Kesulitannya adalah menjaga keseimbangan asupan zat dalam tubuh, yang mana hal tersebut sangat sulit. Bisakah menjaga keseimbangan vitamin, mineral, dan serat selama menjalankan diet Keto ini?
Masalah selanjutnya ketika menjalani diet Keto ini adalah sulit untuk membentuk massa otot. Massa otot biasanya terbentuk dari proses instan dan efisien dari glikogen. Glikogen ini biasanya tersimpan di dalam otot, dan ketika seseorang melakukan diet Keto, maka dia tidak memiliki cadangan glikogen di dalam ototnya karena tidak ada asupan karbohidrat - yang mana sangat berpengaruh, maka tenaga akan lebih cepat terkuras dan menjadi mudah lelah.
Tetapi hal tersebut belum berakhir, karena melakukan diet Keto berpotensi untuk menghancurkan hormon testosteron, hormon yang sangat penting bagi siapapun juga. Rusaknya hormon ini akan berpengaruh pada berbagai macam hal di tubuh misal sifat-sifat maskulin, otot, dan beberapa lainnya.
Pengaruh lainnya - yang mungkin menjadi yang terburuk, diet Keto yang lebih menganjurkan konsumsi protein yang tinggi dan menghindari karbohidrat adalah membuat tubuh secara otomatis membuat sistem pertahanannya sendiri terhadap kelebihan protein yang masuk ke tubuh (amino acids) dan merubahnya menjadi glukosa untuk membuat tubuh tetap berada pada kondisi ketosis. Beberapa pengaruh tersebut belum termasuk proses pemulihan ketika tubuh mengalami suatu kondisi di bawah standar, sakit misalnya. Kemudian juga berpengaruh pada sistem immune tubuh, sistem kardiovascular, hingga mempengaruhi kesehatan seluruh hormon.

No comments: