Beberapa edisi lalu kita sudah sedikit mengetahui tentang jenis diet yang populer tetapi cukup berbahaya jika dilakukan, apalagi tanpa pengawasan dokter ahli atau orang yang ahli di bidangnya. Sementara itu, sekelompok manusia lain menemukan bahwa masih banyak cara yang bisa dilakukan dalam usahanya untuk mendapatkan bobot tubuh yang ideal - menurut mereka. Bahkan ketika cara yang digunakan itu pun terdengar sangat tidak masuk akal.
Nah Sobat Sehat, menurut ulasan di laman Vikingfinity, jika Keto Diet dan Paleo Diet memiliki bahayanya sendiri yang berakibat untuk kesehatan tubuh, maka jenis diet kali ini juga tak kalah berbahaya. Adalah Starvation Diet. Dari namanya saja sudah bisa ditebak bahwa diet ini mengharuskan orang untuk berada atau merasakan penderitaan dengan menjadi orang yang kelaparan.
Oke mungkin bisa diperhalus, mengurangi jumlah asupan makan dan minum yang masuk ke dalam perut dalam jumlah yang bisa dibilang ekstrim. Orang-orang yang memilih untuk melakukan Starvation Diet ini berharap dengan sedikitnya makanan yang masuk ke tubuh maka berat badan akan menurun dengan cepat. Tetapi masalahnya, harapan seringkali tidak sesuai dengan kenyataan, termsuk untuk jenis diet yang satu ini.
Perhatikan, ketika menerapkan jenis diet ini - yaitu membiarkan tubuh merasa kelaparan - dalam beberapa hari setelahnya maka berat badan akan berkurang secara drastis. Hal ini membuat siapapun yang mencoba diet ini merasa bahwa Starvation Diet yang dilakukan berhasil. Untuk informasi, meskipun kelaparan tetapi disini tidak benar-benar berpuasa tanpa makan, tetapi mengurangi porsinya dalam jumlah yang ditentukan.
Kembali ke penurunan berat yang seringkali dijadikan patokan bahwa diet kelaparan ini berhasil. Masalahnya, penurunan berat badan tersebut berasal dari air dan glycogen yang ada dalam tubuh berkurang secara drastis. Dan penurunan berat badan akibat menghilangnya air dan glycogen dalam tubuh ini tidak akan bertahan dalam waktu yang lama.
Disini sebenarnya orang-orang yang menggunakan diet kelaparan kurang memahami bahwa sebenarnya yang mereka ingin buang adalah bukan sekedar berat tubuh tetapi lemak. Sekali lagi, mereka ingin menghilangkan, atau minimal mengurangi lemak yang ada dalam tubuh. Benar kan? Tentu saja, dan oleh karena itu diet kelaparan ini bukan metode diet yang cocok bagi siapapun yang ingin menghilangkan lemak. Alasannya?
Baca Juga: Diet Keto dan Berbagai Efeknya Untuk Tubuh
Yang pertama, akan kehilangan banyak sekali otot yang jelas akan membuat siapapun terlihat menjadi lebih buruk. Kemudian, ketika kondisi kelaparan ini berlangsung cukup lama, maka tubuh akan beradaptasi dengan memperlambat metabolisme yang hasilnya akan lebih lama ketika akan membakar lemak. Selain itu, metode diet ini juga mengakibatkan ketidakstabilan hormon yang bisa saja membuat proses pembakaran lemak menjadi sangat cepat.
Tentu saja hal tersebut masih sebagian kecil dari efek lainnya. Singkatnya, diet ini - Starvation Diet - adalah sebuah metode diet yang lebih baik tidak diterapkan untuk mendapatkan bobot tubuh yang ideal. Asumsi bahwa kelaparan akan menyebabkan penurunan berat badan akan berlangsung lebih cepat, well...tidak sesederhana itu. Berolahraga dengan rutin dan benar mungkin malah akan lebih baik dan efektif untuk mengurangi berat badan. Tentu dibarengi dengan konsumsi asupan gizi yang tepat.
Nah Sobat Sehat, masih mau mencoba diet kelaparan ini?

No comments: