Paleo Diet, Metode Diet Populer yang Berbahaya - Sobat Sehat

Wednesday, June 5, 2019

Paleo Diet, Metode Diet Populer yang Berbahaya

Nah Sobat Sehat, Paleo Diet adalah part 2 dari lima jenis diet populer berbahaya yang sering dilakukan oleh orang-orang demi mendapatkan bentuk dan berat badan ideal - menurut mereka. Jika yang pertama, yaitu Keto Diet merupakan diet yang menghindari segala macam karbohidrat, bagaimana dengan Paleo Diet ini? Berdasarkan ulasan di situs vikingfinity, Paleo Diet secara singkat merupakan metode diet yang menganjurkan orang yang menerapkan diet ini menjadi seperti cavemen, alias manusia gua.


Bagaimana maksudnya menjadi seperti manusia gua. Jadi Sobat Sehat, ketika seseorang memilih Paleo Diet ini sebagai metode diet sebagai cara untuk mendapatkan berat ideal, maka orang tersebut "diharuskan" untuk menghindari segala jenis bahan makanan agricultur, mulai dari gandum, kentang, nasi, gula, produk olahan susu, kacang-kacangan; tetapi belum cukup, pengguna diet ini juga dilarang untuk mendekati makanan buatan dan makanan budidaya (processed and cultivated foods).

Ide dasar dari diet paleo ini adalah bahwa ketika berperilaku seperti manusia awal (early human), maka seharusnya akan menjadi lebih sehat. Tetapi apa yang tidak disadari oleh para pengguna diet Paleo ini adalah - dan harus menjadi pertimbangan sebenarnya - umur rata-rata para cavemen ini tidak terlalu lama. Sementara, rata-rata usia manusia saat ini hampir bisa dibilang lebih lama daripada usia rata-rata leluhur manusia yang hidup di gua. Sementara manusia saat ini memakan berbagai jenis olahan makanan, dengan tetap menjadi sehat dan berusia lebih panjang.

Singkatnya, Paleo Diet ini adalah kemunduran.

Pada dasarnya, Paleo diet ini sedikit mirip dengan Keto diet, yaitu mengharuskan menghindari beberapa jenis karbohidrat, sementara perbedaannya Paleo diet bisa menjadi lebih ketat dalam menjalankan aturan ini. Misalnya, di atas disebutkan bahwa pengguna diet ini menghindari untuk mengonsumsi gandum, yang merupakan sumber serat terbaik, dan mengandung vitamin dan mineral. Sementara menghindari susu, maka seseorang akan kehilangan salah satu sumber mikroba probiotik, disamping juga akan menyebabkan tubuh kekurangan vitamin D dan kalsium yang sangat berguna untuk tulang dan gigi.

Mikroba probiotik memiliki beragam fungsi misalnya saja memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi efek samping dari antibiotik - mikroba probiotik menjaga antibiotik di dalam tubuh tetap seimbang, mencegah peradangan, mencegah eksim, menyehatkan sistem pencernaan, meningkatkan kesehatan vagina - bagi wanita tentu saja, mengurangi intoleransi laktosa, hingga membersihkan usus. Belum lagi manfaat vitamin, mineral, serta kalsium yang terkandung di dalam susu. Memilih untuk tidak mengonsumsi susu, berarti memilih untuk membiarka berbagai jenis gangguan kesehatan masuk ke dalam tubuh.

Lalu apa yang dimakan oleh para pengguna diet ini?

Pengguna Paleo diet, dianjurkan untuk memakan daging merah - yang merupakan sumber protein, dengan porsi yang lebih banyak. Terlalu banyak mengonsumsi daging merah, sama saja menjamin bahwa seseorang tersebut telah mengonsumsi lemah jenuh terlalu banyak yang efeknya tidak main-main; menyebabkan penyakit jantung, meningkatkan LDL atau kolesterol jahat, sampai yang tak kalah mengerikan, menyebabkan kemungkinan munculnya beberapa jenis kanker. 

Nah Sobat Sehat, alih-alih memberikan berat tubuh ideal dengan kondisi tubuh yang sehat, diet ini bisa dikatakan merupakan diet yang berbahaya karena mengikuti cara hidup dan perilaku para cavemen benar-benar kurang bisa diterima akal, terutama bagi manusia modern saat ini. Menerapkan diet ini tidak akan membentuk otot, dan lebih lagi tidak akan membuat kondisi seseorang menjadi lebih sehat. Tetapi, adakah diantara Sobat semuanya yang pernah menjalankan metode diet ini? Jika pernah atau akan menerapkan diet ini silahkan berbagi pengalaman melalui kolom komentar di bawah ini.

No comments:

@way2themes